Ilustrasi
SUMENEP,BANGSAONLINE.com -Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep meminta masyarakat tetap tenang menyikapi isu penyebaran fenomena superflu.
Pemkab koni memastikan kondisi kesehatan masyarakat hingga kini masih terkendali dan dalam pemantauan ketat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menilai kepanikan berlebihan justru berpotensi menurunkan daya tahan tubuh. Ia mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi yang beredar.
“Kami meminta warga untuk tidak panik secara berlebihan karena langkah antisipasi sudah kami siapkan di seluruh fasilitas kesehatan,” ujar Syamsuri, Jumat (16/1/2026).
Dinkes P2KB Sumenep saat ini menyiagakan tenaga medis di seluruh Puskesmas untuk merespons setiap keluhan kesehatan yang mengarah pada gejala flu berat.
Syamsuri menjelaskan, superflu merupakan kondisi infeksi ganda yang memerlukan kewaspadaan, namun tetap dapat dicegah dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.
Masyarakat diimbau kembali memperketat penggunaan masker di ruang publik serta rutin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan.
Selain itu, Dinkes P2KB terus memantau tren kunjungan pasien di berbagai wilayah guna mendeteksi potensi lonjakan kasus sejak dini. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan sarana medis tetap mencukupi.
“Langkah paling utama saat ini adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, pemenuhan gizi seimbang dan istirahat yang cukup menjadi faktor penting dalam meningkatkan imunitas tubuh terhadap serangan virus.






