Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr KH Irfan Yusuf (Gus Irfan) saatberaudensi dengen Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal di kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, Jumat (16/1/2026). Foto: Kemenhaj
MATARAM, BANGSAONLINE.com – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr KH Irfan Yusuf (Gus Irfan) beraudensi dengen Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal di kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, Jumat (16/1/2026).
Menurut Gus Irfan, pertemuan ini membahas penguatan kerja sama pengembangan ekonomi daerah, khususnya optimalisasi potensi strategis NTB yang mencakup sektor pariwisata, perkebunan kurma di Lombok Utara, serta produk kerajinan lokal.
BACA JUGA:
- Kemenhaj Lakukan Sejumlah Langkah Perkuat Layanan Haji dan Perlindungan Jemaah di Arab Saudi
- Fajrul Falah, Calon Dokter Muda Pergi Haji Gantikan Almarhum Ayah: Saya Doakan yang Terbaik
- Satgas Haji Nonprosedural Gagalkan 80 WNI Berangkat Tanpa Visa Resmi
- PPIH Arab Saudi Temukan Banyak Jemaah Haji Belum Tertib Aturan Ihram
“NTB memiliki keunggulan alam yang lengkap, mulai dari laut hingga pegunungan, yang menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan dari Arab Saudi,” ujar Menhaj Gus Irfan.
Gus Irfan juga mendiskusikan peluang pemanfaatan skema empty flight yang telah dikomunikasikan dengan Kementerian Pariwisata, sebagai upaya membuka akses langsung wisatawan internasional ke NTB.
“Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi daerah, memperluas manfaat sektor haji dan umrah, serta memperkuat peran NTB dalam ekosistem ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




