Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr KH Irfan Yusuf (Gus Irfan) saatberaudensi dengen Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal di kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, Jumat (16/1/2026). Foto: Kemenhaj
MATARAM, BANGSAONLINE.com – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr KH Irfan Yusuf (Gus Irfan) beraudensi dengen Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal di kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, Jumat (16/1/2026).
Menurut Gus Irfan, pertemuan ini membahas penguatan kerja sama pengembangan ekonomi daerah, khususnya optimalisasi potensi strategis NTB yang mencakup sektor pariwisata, perkebunan kurma di Lombok Utara, serta produk kerajinan lokal.
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Kemenhaj Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah Sejak 2025
- Tiba di Tanah Air, Jemaah Kloter 65 dari Mojokerto Apresiasi Peningkatan Layanan Haji
- Kemenhaj Kawal Kepulangan Jemaah Haji dari Jombang, 17 Orang Terima Bantuan dari UEA
“NTB memiliki keunggulan alam yang lengkap, mulai dari laut hingga pegunungan, yang menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan dari Arab Saudi,” ujar Menhaj Gus Irfan.
Gus Irfan juga mendiskusikan peluang pemanfaatan skema empty flight yang telah dikomunikasikan dengan Kementerian Pariwisata, sebagai upaya membuka akses langsung wisatawan internasional ke NTB.
“Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi daerah, memperluas manfaat sektor haji dan umrah, serta memperkuat peran NTB dalam ekosistem ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




