Konferensi pers terkait kinerja penerimaan dan belanja daerah oleh KPPN Tuban.
Penerimaan PBB dan pajak lainnya bahkan melampaui target. Belanja Pemerintah Pusat terealisasi Rp305,52 miliar atau 99 persen dari pagu, menunjukkan penyerapan anggaran optimal meski secara tahunan mengalami kontraksi.
Realisasi TKD hingga Desember 2025 mencapai Rp2,33 triliun atau 96 persen dari pagu, dengan Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Umum hampir sepenuhnya tersalurkan. Namun, Dana Desa masih perlu didorong agar sesuai target.
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya mencapai Rp44,05 miliar atau 387 persen dari target, meski turun dibandingkan 2024 karena sifatnya non-berulang.
“Tahun 2025 kita mencapai 73 persen realisasi penerimaan pajak atau senilai Rp295.311.312. Ini disebabkan adanya perubahan aturan teknis coretax. Untuk wajib pajak yang terafiliasi dengan perusahaan BUMN juga dialihkan laporannya ke pusat, jadi penerimaan kita berkurang,” ucap Kepala KPP Pratama Tuban, Hanis Purwanto.
Secara keseluruhan, kinerja APBN di Tuban hingga akhir 2025 berperan penting menjaga stabilitas ekonomi daerah, mendukung pelayanan publik, serta mendorong keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan fiskal yang dinamis. (coi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




