Tarso Sugito (eks Kadishub Gresik) saat melihat lahan milik Pemkab di timur Bandar Grisse untuk lahan parkir. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
“Ada dua aset yang bisa dijadikan kantong parkir khusus. Yakni di timur Bandar Grissee dan di samping timur gerbang Polsek Kota,” tuturnya.
Menurut dia, lahan di timur Jalan Basuki Rahmat cukup luas dan mampu menampung hingga 50 mobil serta 100 sepeda motor.
Tarso berharap, keberadaan kantong parkir dan pujasera dapat membuat kawasan wisata steril dari parkir tepi jalan sekaligus menarik lebih banyak pengunjung. Ditegaskan pula bahwa solusi terbaik adalah memanfaatkan aset Pemkab.
“Jadi solusinya harus pakai aset Pemkab di timur Bandar Grissee,” cetusnya.
Terkait lahan di belakang Kantor Pos Indonesia yang merupakan eks Asrama VOC, ia menyebut sempat ada wacana kerja sama antara Pemkab dan Kantor Pos untuk pemanfaatan lahan parkir. Namun, Tarso menekankan hal itu tidak harus dilakukan dengan membongkar bangunan bersejarah.
“Cukup pemerataan lahan yang kosong baik sebelah timur maupun belakang Kantor Pos,” pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




