BLITAR,BANGSAONLINE.com - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di dekat SD Negeri Tlogo 2, Kecamatan Kanigoro berdampak pada sejumlah fasilitas sekolah.
Beberapa ruangan penunjang kegiatan belajar dirobohkan meski aktivitas sekolah masih berjalan normal.
BACA JUGA:
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Warga Kedungsugo Sidoarjo Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
- Bulog Kediri Buka Kerja Sama Distribusi Pangan dengan Koperasi Desa Merah Putih
- Mensos Dorong 5 Juta Penerima PKH di Jatim Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih
Kepala SD Negeri Tlogo 2, Sugianto, mengatakan pembongkaran bangunan dilakukan pada Jumat, 20 Januari 2026.
Saat itu, pihak sekolah tidak mengetahui secara pasti jadwal perobohan, meski sebelumnya telah menerima surat pemberitahuan untuk mengosongkan bangunan.
“Waktu itu masih ada kegiatan anak-anak di sekolah. Mereka yang mau merobohkan bangunan sudah standby di sini. Memang sebelumnya ada surat untuk mengosongkan, tapi kami tidak tahu harinya kapan. Tiba-tiba pagi itu alat berat sudah datang dan langsung merobohkan,” ujar Sugianto.
Ia menegaskan bahwa saat peristiwa tersebut terjadi, sekolah masih aktif dengan jumlah siswa mencapai 182 orang.
Sejumlah ruangan yang terdampak di antaranya ruang perpustakaan, ruang kepala sekolah, sanggar tari, serta bangunan perumahan yang selama ini dimanfaatkan sebagai gudang dan tempat penyimpanan perlengkapan kepramukaan.






