Ilustrasi. Foto: Freepik
"Misalnya saja per gelasnya itu adalah 200 ml. Bisa kita bagi untuk anak-anak kalau memang kebutuhannya adalah 1.500 sampai 2.000 ml per hari,” katanya.
“Misalnya bisa dengan pola mengonsumsinya 3-3-2 atau 2-4-2 seperti itu," tambahnya.
Sebenarnya, kebutuhan cairan pada tubuh disesuaikan dengan masing-masing individu. Menurut Mulianah, pada bulan puasa, konsumsi cairan dibagi saat waktu sahur, berbuka, dan sebelum tidur.
Selain itu, untuk orang yang memiliki penyakit tertentu, khususnya asam urat, disarankan untuk tetap terjaga dari dehidrasi.
Hal ini dikarenakan pasien dengan asam urat tinggi tidak boleh mengalami dehidrasi. Maka dari itu, orang dengan penyakit tertentu dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan saat sebelum berbuka atau sesudahnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




