Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, saat menerima kunjungan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Parlemen Indonesia, Minggu (8/3/2026).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Parlemen Indonesia melakukan pertemuan strategis dengan tokoh muda inspiratif, Dr. Lia Istifhama, Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur, Minggu (8/3/2026). Pertemuan ini menandai langkah penting dalam membangun sinergi kolektif untuk memperkuat peran pemuda dalam kancah kepemimpinan nasional dan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia, sapaan akrab senator yang populer sebagai ‘bestie mahasiswa’ itu, memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya kolaborasi tanpa mengorbankan prinsip. Ia menekankan bahwa sinergi dengan berbagai pihak adalah kunci keberhasilan organisasi di era modern. Namun idealisme perjuangan harus tetap menjadi kompas utama.
BACA JUGA:
- Soroti Polemik Pemecatan Guru Yogi Susilo, Ning Lia Desak Investigasi Transparan Demi Keadilan
- DPD RI Lia Istifhama X KPID Jatim: RUU Penyiaran Harus Segera Disahkan
- Viral Banner Dicium ODGJ, Senator Cantik Ning Lia Istifhama Cerita ke Pak Purnomo, Sang Polisi Baik
- Ingat Proses Perjuangan Sulit, Anggota DPD RI Lia Istifhama Enggan Khianati Amanah Masyarakat
"Membangun sinergi itu keharusan, tapi jangan sampai pemuda kehilangan jati diri dan idealismenya. Pemuda harus tetap menjadi pelopor perubahan dengan menjunjung tinggi akhlak, etika, dan integritas," ujarnya dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Umum Pemuda Parlemen Indonesia Saripudin serta beberapa rekannya tersebut.
Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah tersebut juga mendorong para pengurus DPP Pemuda Parlemen Indonesia untuk terus memperkuat kapasitas diri. Literasi yang kuat, diskusi kebangsaan yang tajam, serta aksi nyata di tengah masyarakat disebut sebagai instrumen vital untuk meningkatkan daya saing pemuda.

Pertemuan ini juga membahas arah gerak Pemuda Parlemen Indonesia ke depan. Ning Lia menaruh harapan besar agar organisasi ini konsisten menjadi wadah pemuda bagi calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga santun dan berdaya saing.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




