Polisi saat menangkap pria mengaku intel yang memeras pemudik di Banyuwangi
BANYUWANGI,BANGSAONLINE.com - Seorang pria lanjut usia di Banyuwangi ditangkap polisi setelah diduga memeras pemudik dengan mengaku sebagai aparat dan menodongkan pistol mainan.
Pelaku diketahui bernama Daroji (61), warga Kecamatan Glenmore, yang diamankan usai beraksi di area Masjid Nurul Huda, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi.
BACA JUGA:
- Coba Hilangkan Jejak, Pencuri Minimarket di Banyuwangi Buang Uang Rp48 Juta ke Sungai
- Pembacokan di TPU Lingkungan Cungking Banyuwangi, Diduga Dipicu Perselingkuhan
- Polresta Banyuwangi Terapkan Restorative Justice kepada 2 IRT yang Mencuri di Rogojampi
- Kepergok Curi HP, Pasutri di Banyuwangi Dilaporkan ke Polisi, Sudah Beraksi di Enam Lokasi
Kapolsek Rogojampi AKP Imron mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (30/3/2026) saat korban, Rifki Aldiansyah (17), warga Asembagus, Situbondo, sedang beristirahat di masjid sebelum didatangi pelaku.
"Pelaku mendekati korban sambil menunjukkan benda menyerupai pistol yang terselip di pinggangnya," katanya, Rabu (1/4/2026).
Pelaku kemudian mengaku sebagai intel Polri dan menuduh korban membawa narkoba. Dengan dalih tersebut, ia melakukan penggeledahan dan mengambil uang milik korban sebesar Rp 675.000.
Tidak hanya itu, setelah mengambil uang, pelaku juga mengusir korban dengan mengayunkan sebatang bambu. Korban yang panik berusaha melarikan diri, namun pelaku sempat melempar batu hingga mengenai punggung korban.
"Untuk menekan korban, pelaku juga meneriaki korban sebagai maling agar tidak mendapat perlawanan," ujar Imron.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




