PW JKSN Gorontalo Dilantik, Bertekad Mandiri dan Profesional

PW JKSN Gorontalo Dilantik, Bertekad Mandiri dan Profesional Para pengurus PW JKSN Gorontalo foto bersama dengan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, seusai dilantik di Pondok Pesantren Darul Madinah Gorontalo, Selasa (28/4/2026). Foto: bangsaonline

GORONTALO, BANGSANLINE.com - Pengurus Wilayah Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Gorontalo resmi dilantik di Pondok Pesantren Darul Madinah Gorontalo, Selasa (28/4/2026). Acara pelantikana itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum JKSN Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA, yang didampingi Sekjen JKSN, H. Mohammad Ghofirin, M.Pd.

Ketua panitia pelaksana, Muh. Amin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh antusiasme. Ia menuturkan bahwa kehadiran Kiai Asep menjadi kehormatan tersendiri bagi masyarakat Gorontalo, karena sosok beliau dikenal luas sebagai tokoh yang konsisten membangun pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

Menurut Amin, semangat para peserta semakin bertambah dengan hadirnya para tokoh nasional dan daerah dalam satu forum besar. “Kami bangga dan bahagia atas kehadiran Abah Yai Asep di Gorontalo. Ini menjadi energi besar dan motivasi bagi kami semua untuk terus bergerak,” ungkap Muh. Amin di hadapan para undangan.

Ketua PW JKSN Gorontalo yang baru dilantik, M. Subairi, juga menegaskan bahwa kepengurusan yang baru memiliki cita-cita besar dalam membesarkan organisasi, Ia berjanji akan menjadikan JKSN sebagai wadah perjuangan yang mandiri dan profesional.

Ia juga menyatakan bahwa JKSN Gorontalo tidak ingin hanya hadir secara nama, tetapi harus benar-benar memiliki peran nyata di tengah masyarakat. Salah satu target utama yang telah dirancang adalah mendirikan kantor sekretariat permanen di Kota Gorontalo sebagai pusat koordinasi gerakan dan pelayanan organisasi. “Kami memiliki cita-cita tinggi. JKSN Gorontalo harus maju, memiliki kantor sendiri, serta bergerak dengan penuh kehormatan tanpa meminta-minta,” tegasnya.

Menurut dia, arah perjuangan organisasi juga akan ditopang melalui penguatan amal usaha dan ekonomi mandiri. Ia menyebut konsep OPOP sebagai inspirasi penting dalam membangun unit-unit usaha produktif yang dapat menopang kegiatan organisasi sekaligus memberi manfaat kepada masyarakat luas.

Subairi menilai, kemandirian ekonomi akan membuat organisasi semakin kuat, terhormat, dan tidak bergantung pada pihak lain. Karena itu, seluruh pengurus diminta menjaga kekompakan dan membangun kerja sama dengan berbagai elemen.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO