Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, ketika melakukan monitoring pengawasan perbaikan dan pelebaran jalan nasional di Kecamatan Arosbaya.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, melakukan monitoring pengawasan perbaikan dan pelebaran jalan nasional sepanjang 3,6 kilometer dengan anggaran Rp12 miliar di Kecamatan Arosbaya, Senin (4/5/2026).
Dijelaskan olehnya bahwa proyek ini bertujuan mengurai kemacetan di jalur tengah sisi utara Kabupaten Bangkalan yang terhubung dengan Kabupaten Sampang. Selain itu, pelebaran jalan dan penambahan drainase juga menjadi upaya penanggulangan banjir yang kerap terjadi di Arosbaya.
“Anggarannya memang sedikit, Rp12 miliar untuk 3,6 kilometer. Saya janji, ke depannya akan saya usulkan kembali ke Presiden untuk dilakukan penambahan,” ujarnya.
Ia pun menyoroti persoalan pembebasan lahan yang dinilai belum memiliki skema strategis.
“Pembebasan lahan di Kabupaten Bangkalan masih 0 persen. Saya mendorong Bupati untuk membenahi skema pembebasan lahan agar lebih dipermudah. Karena ini adalah kebijakan strategis nasional lintas utara yang terkoneksi dengan Sampang dan Bangkalan, kalau di Sampang sudah 100 persen, ini Bangkalan masih 0 persen,” paparnya.
Sementara itu, Hayatul Jadid, PPK 31 Jawa Timur, mengimbau masyarakat sekitar agar tidak menutup atau mengecor bahu jalan terlalu tinggi. Hal tersebut untuk mencegah tersumbatnya saluran air ketika hujan.
“Saya juga menghimbau kepada warga yang berada di sekitar jalan ini untuk bahu jalan jangan ditutup atau dicor terlalu tinggi karena air ketika hujan tidak turun ke bawah, tapi ke samping sehingga menyebabkan banjir,” ucapnya. (ida/uzi/mar)






