Kadaker Bandara, Abdul Basir. Foto: MCH 2026
MADINAH, BANGSAONLINE.com - Jamaah haji Indonesia gelombang II yang akan tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah diimbau mengenakan kain ihram sejak embarkasi.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Sosialisasi Penggunaan Kain Ihram dan Ketentuan Bawaan Jamaah Nomor S-96/BN/2026 yang diterbitkan 5 Mei 2026.
BACA JUGA:
- Hari Tasyrik Ketiga, Jemaah Haji Nafar Tsani Mulai Bergerak dari Mina ke Makkah
- Mobile Crisis Rescue dan 19 Armada Mobil Golf Perkuat Pelindungan Jemaah Haji Selama di Mina
- Antisipasi Kepadatan dan Respons Cepat Kedaruratan, Kemenhaj Siagakan Mobile Crisis Rescue
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
Dalam surat itu disebutkan, fase pemberangkatan jamaah gelombang II dimulai 7 Mei 2026. Setibanya di Jeddah, jamaah langsung diarahkan menuju Kota Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menegaskan pentingnya kesiapan ihram sejak embarkasi.
“Mengingat jemaah haji gelombang II akan langsung ke Makkah untuk melakukan umrah wajib,” ujarnya di Madinah, Selasa (5/5/2026).
Ia pun meminta ketua kloter untuk aktif memastikan jamaah telah memakai kain ihram. Niat ihram dengan miqat dapat dilakukan di pesawat (Yalamlam) atau di Bandara Jeddah.
“Sedangkan teman-teman pembimbing ibadah daker juga harus mengingatkan lagi pada jemaah untuk mengecek syarat berihram mereka,” tuturnya.
Jamaah haji gelombang II dijadwalkan tiba di Jeddah mulai 7 Mei hingga 21 Mei 2026. Setelah itu, mereka bergerak menuju Mekkah untuk menjalankan rangkaian ibadah, termasuk puncak haji wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijah 1447 H/2026 yang jatuh pada 26 Mei 2026. (msn/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




