Kadaker Bandara, Abdul Basir. Foto: MCH 2026
MADINAH, BANGSAONLINE.com - Jamaah haji Indonesia gelombang II yang akan tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah diimbau mengenakan kain ihram sejak embarkasi.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Sosialisasi Penggunaan Kain Ihram dan Ketentuan Bawaan Jamaah Nomor S-96/BN/2026 yang diterbitkan 5 Mei 2026.
BACA JUGA:
- Jamaah Haji Indonesia Laksanakan Miqat di Bir Ali
- Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Mulai Mendarat di Madinah, 68 Masuk Kategori Lansia
- Transformasi Digital Kemenhaj, Data Jemaah hingga Peta Layanan Haji Kini Terbuka untuk Umum
- 10 WNI Ditangkap Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj: Tanpa Izin Tak Bisa Berangkat
Dalam surat itu disebutkan, fase pemberangkatan jamaah gelombang II dimulai 7 Mei 2026. Setibanya di Jeddah, jamaah langsung diarahkan menuju Kota Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menegaskan pentingnya kesiapan ihram sejak embarkasi.
“Mengingat jemaah haji gelombang II akan langsung ke Makkah untuk melakukan umrah wajib,” ujarnya di Madinah, Selasa (5/5/2026).
Ia pun meminta ketua kloter untuk aktif memastikan jamaah telah memakai kain ihram. Niat ihram dengan miqat dapat dilakukan di pesawat (Yalamlam) atau di Bandara Jeddah.
“Sedangkan teman-teman pembimbing ibadah daker juga harus mengingatkan lagi pada jemaah untuk mengecek syarat berihram mereka,” tuturnya.
Jamaah haji gelombang II dijadwalkan tiba di Jeddah mulai 7 Mei hingga 21 Mei 2026. Setelah itu, mereka bergerak menuju Mekkah untuk menjalankan rangkaian ibadah, termasuk puncak haji wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijah 1447 H/2026 yang jatuh pada 26 Mei 2026. (msn/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






