Menhaj Gus Irafn ketika melepas jamaah haji di Pendopo Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Suasana haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang saat pemberangkatan jamaah calon haji kloter 62 dan 63 menuju Tanah Suci, Kamis (7/5/2026). Acara dihadiri Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), bersama jajaran pejabat daerah setempat.
Gus Irfan menyampaikan mobilitas jamaah haji Indonesia tahun ini berjalan lancar. Disampaikan pula olehnya bahwa hanya satu jamaah terkendala imigrasi Arab Saudi, dan kurang dari 10 jamaah tertunda keberangkatan akibat masalah kesehatan.
BACA JUGA:
“Sekitar 250 kloter telah diberangkatkan. Sebagian besar jamaah di Madinah mulai bergeser ke Makkah, sementara rombongan terbaru akan mendarat melalui Jeddah,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah memberantas praktik haji nonprosedural. Gus Irfan juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur janji 'haji tanpa antre', dan menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik selama ibadah.
“Tahun lalu, ada lebih dari seribu orang yang tertahan di bandara karena masalah visa. Tahun ini, berkat satgas bersama, jumlahnya turun drastis di bawah 100 orang. Laporan terakhir hanya sekitar 60 orang,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, memaparkan total jamaah asal Jombang sebanyak 1.263 orang terbagi dalam 4 kloter. Jumlah tersebut berkurang dari rencana awal 1.266 orang karena dua jamaah sakit dan satu pendamping menunda keberangkatan.
“Kloter 60 (154 orang), kloter 61 (374 orang), kloter 62 (371 orang), dan kloter 63 (364 orang),” ucapnya. (aan/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




