Pemkot Pasuruan Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Lingkar Utara

Pemkot Pasuruan Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Lingkar Utara Wali Kota Pasuruan saat pemaparan.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkot Pasuruan bersama Pemprov Jatim mematangkan rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) melalui sosialisasi pengadaan tanah di Aula Untung Suropati I, Kamis (7/5/2026). Proyek ini diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri dan pesisir.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan pembangunan JLU merupakan bagian dari program jangka panjang daerah. 

“Kalau bicara JLU ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Prosesnya sudah berjalan sejak tahun 2014, bahkan beberapa bidang tanah sudah dibebaskan sejak dulu. Karena pembangunan itu harus berkesinambungan, tidak boleh berganti kepala daerah lalu ganti program,” ujarnya.

Adi menjelaskan, JLU diharapkan membuka akses baru kawasan utara Pasuruan, menunjang pengembangan wilayah pesisir, serta menarik investasi. 

“Kita sudah mencanangkan pengembangan kawasan industri. Investor tentu akan melihat akses dan konektivitas wilayah. Karena itu pembangunan JLU menjadi bagian penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Pasuruan,” paparnya.

Menurut dia, dampak pembangunan JLU akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran. Ia meminta dukungan seluruh pihak agar pembangunan berjalan lancar.

Berdasarkan paparan pemerintah, JLU membutuhkan lahan sekitar 94.321 meter persegi di Kecamatan Panggungrejo dan Bugul Kidul. Sebagian lahan seluas 25.640 meter persegi telah dibebaskan sejak 2015-2016.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan Ruang Wilayah Dinas PRKP dan Cipta Karya Jatim, Priyo Nur Cahyo, menyebut Pasuruan memiliki posisi strategis sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dalam RTRW Jatim dan bagian dari koridor metropolitan Surabaya-Malang. 

Sedangkan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Jatim, Lilik Pudjiastuti, menegaskan pengadaan tanah akan dilakukan sesuai ketentuan dengan ganti rugi layak dan adil.

Proses pengadaan tanah ditargetkan selesai pada Triwulan III 2027, sedangkan pembangunan konstruksi JLU dimulai Triwulan II 2027 dan diproyeksikan beroperasi akhir 2028. (afa/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Buntut Video Joget Viral di Pasuruan, Oknum Kepala Sekolah Diberi Sanksi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO