Jemaah haji asal Lamongan mengenakan mawar di kerudung sebagai penanda agar tidak terpisah dari rombongan
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Ada yang unik dari rombongan Jemaah haji wanita asal Kabupaten Lamongan.
Penampilan mereka setibanya di tanah suci mencuri perhatian di Madinah karena mengenakan mawar merah sintetis sebagai penanda khusus rombongan.
BACA JUGA:
- Zayed Foundation Serahkan Bantuan Rp3,3 Miliar untuk 162 Jemaah Haji Indonesia
- Kemenhaj Perkuat Kawal Haji, Laporan Jemaah Kini Dipantau Real Time
- Dukung Program Haji Ramah Lansia-Disabilitas, BSI Kirim Bantuan 300 Kursi Roda Tahap Awal di Jeddah
- Cuaca Ekstrem Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan Kaki
Di tengah padatnya aktivitas ribuan jemaah haji di Kota Madinah, mawar merah yang disematkan di kerudung dan topi itu bukan sekadar aksesori.
Penanda tersebut digunakan agar para jemaah, khususnya lanjut usia, tidak terpisah dari rombongan saat berada di Masjid Nabawi maupun kawasan hotel.
Salah seorang jemaah haji asal Lamongan, Siti Fatimah, mengatakan penggunaan mawar merah telah disepakati sejak masih berada di Tanah Air.
Menurut dia, warna merah yang mencolok memudahkan anggota rombongan saling mengenali dari kejauhan.
"Ini untuk tanda pengenal biar mudah dikenali dari jauh. Kalau dari jauh kelihatan mawar merahnya, oh itu teman kita," ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




