Cuaca Panas di Makkah Jadi Tantangan Jamaah Haji dari Bangkalan

Cuaca Panas di Makkah Jadi Tantangan Jamaah Haji dari Bangkalan Salah satu jamaah haji dari Bangkalan ketika menjalani umrah perdana di Makkah dengan pendampingan khusus dari petugas.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 28 calon jamaah haji dari Kota Dzikir dan Sholawat yang masuk kategori risiko tinggi (risti) menjalani umrah perdana di Makkah dengan pendampingan khusus dari petugas haji dan sesama jamaah.

Aliman Haris selaku petugas haji tahun ini melaporkan dari Makkah bahwa pelaksanaan umrah dimulai pukul 09.00 waktu Arab Saudi. Para jamaah risti dibantu menggunakan kursi roda agar tetap dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.

"Jamaah asal Bangkalan saling membantu bersama petugas haji di Tanah Suci. Pendampingan dilakukan agar jamaah risiko tinggi tetap bisa melaksanakan ibadah umrah dengan baik," ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Selain kelompok risti, sebanyak 360 calon jamaah haji Kloter 72 asal Bangkalan juga telah melaksanakan umrah pada Senin (11/5/2026) malam. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat meski harus menghadapi suhu udara di Makkah yang mencapai 40 derajat Celsius.

Menurut Aliman, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah, terutama lanjut usia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu. Petugas terus mengingatkan jamaah untuk menjaga fisik dan memperbanyak minum air putih.

Ia juga meminta doa dari masyarakat Bangkalan agar seluruh jamaah haji asal daerah tersebut, yang berjumlah 830 orang, diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.

"Mohon doa dari masyarakat Bangkalan agar seluruh jamaah tetap sehat, kuat, dan dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna hingga kembali ke tanah air," tuturnya. (uzi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO