Salah satu jamaah haji dari Bangkalan ketika menjalani umrah perdana di Makkah dengan pendampingan khusus dari petugas.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 28 calon jamaah haji dari Kota Dzikir dan Sholawat yang masuk kategori risiko tinggi (risti) menjalani umrah perdana di Makkah dengan pendampingan khusus dari petugas haji dan sesama jamaah.
Aliman Haris selaku petugas haji tahun ini melaporkan dari Makkah bahwa pelaksanaan umrah dimulai pukul 09.00 waktu Arab Saudi. Para jamaah risti dibantu menggunakan kursi roda agar tetap dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.
BACA JUGA:
- Kiriman Kursi Roda Tahap 2 dari BSI Tiba di Jeddah, Siap Layani Jemaah Lansia saat Armuzna
- Bimbad PPIH Ajak Semua Petugas Haji Beri Pendampingan Optimal bagi Jemaah Berkebutuhan Khusus
- Zayed Foundation Serahkan Bantuan Rp3,3 Miliar untuk 162 Jemaah Haji Indonesia
- Kemenhaj Perkuat Kawal Haji, Laporan Jemaah Kini Dipantau Real Time
"Jamaah asal Bangkalan saling membantu bersama petugas haji di Tanah Suci. Pendampingan dilakukan agar jamaah risiko tinggi tetap bisa melaksanakan ibadah umrah dengan baik," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Selain kelompok risti, sebanyak 360 calon jamaah haji Kloter 72 asal Bangkalan juga telah melaksanakan umrah pada Senin (11/5/2026) malam. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat meski harus menghadapi suhu udara di Makkah yang mencapai 40 derajat Celsius.
Menurut Aliman, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah, terutama lanjut usia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu. Petugas terus mengingatkan jamaah untuk menjaga fisik dan memperbanyak minum air putih.
Ia juga meminta doa dari masyarakat Bangkalan agar seluruh jamaah haji asal daerah tersebut, yang berjumlah 830 orang, diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.
"Mohon doa dari masyarakat Bangkalan agar seluruh jamaah tetap sehat, kuat, dan dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna hingga kembali ke tanah air," tuturnya. (uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




