Penataan perlintasan sebidang yang dilakukan petugas.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 8 Surabaya melakukan percepatan penataan di 20 perlintasan sebidang di Kota dan Kabupaten Malang, sepanjang tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kecelakaan antara kereta api dengan kendaraan masyarakat.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut penataan tidak hanya menyasar aspek teknis, tetapi juga non-teknis seperti kualitas sumber daya manusia, pengawasan operasional, dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
BACA JUGA:
- Whistleblowing System Jadi Fokus Sosialisasi KAI Services
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
- Peringatan Harkitnas 2026: KAI Daop 7 Madiun Gelar Sosialisasi Keselamatan KA
- Stasiun Kediri Layani 8.770 Pelanggan saat Libur Panjang Pertengahan Mei 2026
"Perlintasan sebidang merupakan titik temu antara perjalanan kereta api dan mobilitas masyarakat sehingga penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan terintegrasi untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat," ujarnya.
Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, 20 perlintasan yang ditata mencakup 13 titik di Kabupaten Malang dan 7 titik di Kota Malang. Hingga Mei 2026, terdapat 62 perlintasan sebidang di wilayah Malang Raya, dengan 59 di antaranya sudah dijaga dan tiga lainnya belum dijaga.
Dari 59 perlintasan yang dijaga, KAI Daop 8 Surabaya mengelola 34 titik atau sekitar 58 persen. Sementara Dishub Jatim bersama pemerintah daerah menjaga dua titik (3 persen), dan 23 titik lainnya (39 persen) dijaga secara swadaya oleh masyarakat.
Mahendro menekankan, keselamatan tetap bergantung pada kedisiplinan pengendara.
"Kami mengimbau agar selalu disiplin dan mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang, jangan menerobos palang pintu, berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, serta pastikan kondisi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan," katanya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




