Sapi kurban berhasil dievakuasi setelah dilakukan tembak bius
Petugas pemadam kebakaran selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Gresik dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam untuk menangani sapi tersebut.
“Personel belum berhasil menenangkan dan menangkap sapinya. Akhirnya kita datangkan juga dokter hewan ke lokasi. Menurut dokter, disarankan agar sapi ditembak bius karena sapinya stres berat," terangnya.
Petugas kemudian mendatangkan dokter hewan dari Dinas Peternakan Lamongan, Dr. Rajendra, untuk melakukan penembakan obat bius terhadap sapi yang lepas.
Proses penembakan bius dilakukan beberapa kali sebelum sapi akhirnya berhasil dilumpuhkan.
“Penembakan obat bius dilakukan sampai beberapa kali ke sapi yang lepas dan Alhamdulillah akhirnya sapinya lemas dan berhasil ditangkap personel dan warga,” tandasnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Sapi kurban itu juga dipastikan tidak mengalami luka saat berhasil diamankan. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




