Sekda Trenggalek Edy Supriyanto saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Edy Supriyanto, menegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses mencerdaskan kehidupan, membangun karakter, dan membentuk peradaban bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Edy saat memimpin upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di halaman parkir Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Senin (4/5/2026).
BACA JUGA:
- Pemkab Trenggalek Minta Pelaksana PSN Dam Perbaiki Jalan Ngares-Bendungan Bagong
- Peringati Hari Buruh, Pemkab Trenggalek Tanam 2.500 Pohon Bersama Pekerja dan Pengusaha
- Bupati Trenggalek Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah
- Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Trenggalek Siapkan Teknologi Penghasil 40 Liter Air per Malam
“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuh kembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” kata Edy saat memberikan sambutan.
Menurutnya, inti dari proses pendidikan adalah memuliakan manusia. Hal itu sejalan dengan pemikiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yang meletakkan dasar pendidikan melalui sistem among.
Edy menjelaskan, sistem among mencakup tiga unsur utama, yakni asah yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, asih yang bermakna kasih sayang, serta asuh yang diwujudkan melalui pendampingan dan pembinaan.
Pendidikan, lanjut dia, merupakan proses untuk mengembangkan seluruh potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, pendidikan juga bertujuan membentuk insan yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian yang unggul.
Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menyinggung kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang saat ini tengah mengembangkan pendekatan pembelajaran mendalam atau Deep Learning.
Menurutnya, program prioritas tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sebab, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.
Pesan Sekda Trenggalek itu, jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas.
Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa tiga M. Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus.
Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif. (adv/man)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




