Mahrus Ali
Menurutnya, mahasiswa menilai pemerintah perlu lebih responsif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga dinilai perlu menjamin terciptanya ruang demokrasi yang sehat dan terbuka.
"Aksi ini bukan sekadar menyampaikan kritik, tetapi juga mendorong hadirnya kebijakan yang lebih pro-rakyat, memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran," bebernya.
Mahrus menambahkan, lokasi dan teknis pelaksanaan aksi hingga kini masih menunggu hasil konsolidasi lanjutan bersama jaringan BEM SI di berbagai daerah.
Pembahasan lanjutan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini. Meski demikian, ia memastikan mahasiswa UTM akan ikut serta dalam aksi nasional tersebut melalui jalur konstitusional dan demokratis.
"Kami masih menunggu keputusan final terkait titik aksi. Yang jelas, mahasiswa UTM siap bergabung dan menyampaikan aspirasi secara terbuka, damai, dan sesuai koridor demokrasi," tegasnya. (uzi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




