Polres Bangkalan Angkat Bicara Soal Tewasnya ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Ringkasan Berita
  • Polres Bangkalan baru memberikan penjelasan karena lokasi penemuan korban (Bandara Juanda, Sidoarjo) berada di luar wilayah hukumnya, sehingga penyelidikan menjadi kewenangan penuh Polres Sidoarjo.
  • Polres Bangkalan telah berkomunikasi dan membantu Polres Sidoarjo dengan memastikan identitas, alamat, dan keluarga korban, serta mendapatkan informasi dari keluarga dan kenalan terduga pelaku.
  • Terduga pelaku masih dalam pencarian karena langsung meninggalkan rumah setelah kejadian dan sempat singgah di rumah saudaranya sebelum kembali menghilang.

BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Polres Bangkalan akhirnya memberikan penjelasan terkait meninggalnya seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang ditemukan di kawasan Bandara Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengatakan pihaknya belum menyampaikan keterangan resmi sebelumnya karena lokasi penemuan korban berada di wilayah hukum Polres Sidoarjo.

"Kenapa belum ada statement dari kami, karena tempat kejadian atau ditemukannya korban berada di wilayah Sidoarjo. Sehingga mulai proses penyelidikan hingga penanganan selanjutnya menjadi kewenangan Polres Sidoarjo," ujarnya saat dikonfirmasi.

Meski demikian, AKBP Wibowo memastikan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Polres Sidoarjo untuk mendukung kelancaran proses penyelidikan.

"Kemarin sudah ada komunikasi dari Polres Sidoarjo kepada kami untuk memastikan identitas, alamat, dan keluarga korban yang berada di Bangkalan. Kami akan membantu sepenuhnya, namun seluruh proses penyelidikan berada di Polres Sidoarjo," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerima sejumlah informasi dari keluarga maupun orang-orang yang pernah berhubungan dengan terduga pelaku.

Informasi tersebut akan terus didalami bersama penyidik Polres Sidoarjo.

"Kami juga mendapat beberapa informasi dari keluarga dan teman-teman yang pernah bertemu maupun berhubungan dengan pelaku. Kami akan terus berkomunikasi dan mudah-mudahan dalam waktu dekat tersangka bisa ditemukan," bebernya.

Menurut AKBP Wibowo, hingga kini terduga pelaku masih belum berhasil diamankan karena langsung meninggalkan rumah usai kejadian.

"Setelah kejadian, terduga pelaku langsung pergi meninggalkan rumah. Berdasarkan informasi keluarga, yang bersangkutan sempat menuju rumah saudaranya. Saat kami datangi, benar pelaku sempat berada di sana, namun tidak lama kemudian kembali pergi," pungkasnya. (mzr/uzi/van)