Ringkasan Berita
- Seorang warga Banyuwangi, Maman Wahyudi (30), hilang diduga terseret ombak di Pantai Bama, Situbondo, usai mengikuti ritual adat Bakungan. Pencarian korban masih dilakukan oleh petugas.
- Ritual Bakungan merupakan tradisi sakral Suku Osing yang diyakini sebagai ikhtiar menolak bala. Korban terpeleset ke palung dan tenggelam saat memancing di laut surut, sekitar 500 meter dari pantai.
- BPBD Situbondo baru menerima laporan kejadian pada pagi hari setelah kejadian dan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung proses pencarian.
SITUBONDO,BANGSAONLINE.com - Seorang warga Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak di kawasan Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih Selasa (30/6/2026) sore.
Korban diketahui bernama Maman Wahyudi (30). Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, korban merupakan salah satu anggota rombongan asal Banyuwangi yang datang ke Pantai Bama untuk mengikuti ritual adat Bakungan.
Ritual Bakungan merupakan tradisi sakral masyarakat Suku Osing yang diyakini sebagai bentuk ikhtiar untuk menolak bala dan musibah di lingkungan desa.
“Setelah kegiatan ritual selesai, karena air sedang surut, korban memancing ke utara sekitar 500 meter dari pantai, tiba-tiba terpeleset ke palung dan tenggelam,” ungkap Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, Rabu (1/7/2026).
Puriyono mengatakan, pihaknya baru menerima laporan kejadian tersebut pada Rabu pagi (1/7/2026).
Usai menerima laporan, BPBD Situbondo segera berkordinasi dengan instansi terkait untuk mengecek lokasi guna mendukung proses pencarian korban.
“Akibat dari laka laut tersebut, ada satu orang hilang yang sampai saat ini belum ditemukan. Petugas juga masih melakukan pencarian,” pungkasnya.









