SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jatim.
Imbauan tersebut disampaikan setelah polisi mengungkap adanya modus baru yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, dari hasil pengungkapan kasus terbaru ditemukan modus pencurian dengan cara langsung mengangkut sepeda motor menggunakan mobil. Modus tersebut telah ditemukan di wilayah Gresik dan Lamongan.
Menurut Jumhur, cara tersebut dinilai lebih praktis dibanding modus lama yang menggunakan kunci huruf T untuk merusak rumah kunci kendaraan.
"Jadi memang umumnya pelaku melakukan pencurian dengan kunci T. Tapi ada yang sistem baru itu dia tidak merusak tapi langsung mengangkut," katanya.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku kini tidak hanya menggunakan sepeda motor, tetapi juga memanfaatkan mobil pribadi maupun mobil bak untuk mengangkut kendaraan hasil curian.
Sasaran utama para pelaku adalah sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan. Sebelum beraksi, mereka terlebih dahulu melakukan survei untuk mencari lokasi yang dinilai aman dan minim pengawasan.
"Jadi mereka muter-muter cari karena mungkin waktu itu residivis, pelaku itu karena takut dikenali, dia menggunakan Avanza atau mobil minibus sejenis. Dia keliling, dia pantau, tapi yang biasanya dia ambil itu unit-unit yang ada di pinggir jalan. Kalau di halaman rumah, dia tidak ambil," ujar Jumhur.










