foto: nurqomar/ BANGSAONLINE
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bangunan tandon Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang dianggarkan dalam APBD Lamongan 2014 senilai Rp 250 Juta di Dusun Tulung Desa Tambakmenjangan Kecamatan Sarirejo ambruk.
Menurut keterangan, ambruknya proyek Pamsimas yang disalurkan melalui PU Cipta Karya Kabupaten Lamongan tersebut diduga karena adanya pengerukan waduk setempat. Namun bisa jadi karena adanya kesalahan teknis atau karena tidak sesuai dengan RAB atau bestek.
BACA JUGA:
- Siaga Musim Kering, Pemkab Lamongan Serahkan Bantuan 328 Alsintan dan 3 Combine Harvester dari Pusat
- Libur Panjang Iduladha, KAI Catat Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang
- Stadion Surajaya Rusak di Sejumlah Titik, Disbudporapar Lamongan Ajukan Perbaikan ke Kementerian PU
- Eks Kepala UPT Bantah Isu Jual-Beli Kios Pasar Hewan Bakalanpule Lamongan
"Proyek ini (tandon-red) baru selesai dibangun bulan Agustus 2014 lalu, dan masyarakat melakukan swadaya untuk program tersebut dengan membayar Rp 550 ribu/KK (Kepala Keluarga), tapi sekarang sudah ambruk sebelum masyarakat menikmati manfaatnya," ujar salah satu warga yang enggan dikutip namanya seraya menjelaskan ada sebanyak 180 KK yang urunan.
Kepala Desa Tambakmenjangan, ketika dikonfirmasi terkait ambruknya bangunan tandon tersebut membantah karena bangunannya jelek. "Karena faktor alam, "ujarnya singkat.
Sementara, Pihak Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Lamongan hingga berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi. (lmg1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




