MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2016 semakin gencar diselenggarakan menjelang pelaksanaan secara nasional 8 maret mendatang.
Pagi tadi (1/3), Puskesmas Maospati menggelar Sosialisasi dan Rakor Pokja Eradikasi Polio (Erapo) bagi Lintas Sektor, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di aula kantor Kecamatan Maospati Magetan. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, acara ini dibuka oleh camat Maospati.
BACA JUGA:
- Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal Mengapung di Kanal Desa Jonggrang Magetan
- Laga Perdana Mabox Shaduk Jotosh, Eko Koyon Tumbangkan Bunari dari DKT Gank
- Tampung Hobi Balap para Pemuda, Polres Magetan Gelar Bhayangkara Rookie Dragbike 2026
- Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Magetan Berharap Bantuan Pemerintah
Pantauan di lokasi, sekitar 40 undangan tampak menghadiri acara ini, yakni dari kepala desa/lurah, tim PKK, lintas sektor seperti KUA, dinas pertanian, dinas pendidikan, PPKB, koramil dan polres di kecamatan Maospati. Kecamatan Maospati merupakan kecamatan yang mengawali sosialisasi PIN Polio serentak se-kabupaten Magetan tahun ini.
“Kerjasama ini diperlukan untuk mendampingi petugas kesehatan yang bertugas di pasar, terminal dan poliklinik dan mengimbau kepada orangtua melakukan imunisasi polio bagi anaknya. Target kami di kecamatan Maospati sendiri 90% balita bebas polio,” terang Nurul Mardiana, salah satu pegawai puskesmas kecamatan Maospati kepada BANGSAONLINE.
Nurul menjelaskan, penyakit polio merupakan penyakit sangat menular yang menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Untuk itu langkah pencegahan ini sangat penting. “Setiap menit ada bayi/balita meninggal karena kurangnya imunisasi,” tambah Nurul.
Imunisasi Polio 2016 ini sendiri menyasar pada balita usia 0-59 bulan. Sedangkan imunisasi sendiri rencananya akan dilaksanakan dalam 2 periode. Maret untuk imunisasi tetes dan Juli untuk imunisasi suntik/vaksin. (mgt1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




