Kepala Desa Prajegan, Camat dan Ketua tim penilai lomba desa. foto: BANGSAONLINE
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Seluruh warga dan aparat desa Prajegan menyambut tim penilai dari Kabupaten dalam tajuk lomba Desa, kemarin (12/4), di Balai Desa Prajegan, kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Lomba Desa kali ini diikuti oleh 6 desa yang mewakili 6 kecamatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Prajegan, Slamet, mengatakan bahwa Desanya tidak ingin mengada-ada dalam presentasi.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
"Kami mempunyai 5 tim kesenian yang secara rutin berlatih di Balai Desa. Kami juga mempunyai hasil pertanian yang hasilnya kami pamerkan dan anak muda kami juga berprestasi di dunia road race di tingkat provinsi. Intinya secara administratif kewilayahan, pemerintahan, pendidikan, kesehatan kami lengkap, dan bisa bersaing dengan daerah lain," kata Slamet saat presentasi di hadapan tim penilai.
Sementara ketua tim penilai kabupaten, Siswondo, MH, menyatakan kedatangannya ke Prajegan memang untuk keperluan penilain. "Untuk masuk satu besar perlu penilaian. Untuk itu kami datang dan membuktikan apakah desa Prajegan mampu bersaing, jika mewakili Ponorogo di tingkat Provinsi," ujarnya.
Dalam kesempatan lomba desa ini, Desa Prajegan menampilkan seluruh prestasi yang telah diraih, baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun bidang-bidang yang lain. Tidak ketinggalan produk pertanian unggulan yang dihasilkan oleh Desa Prajegan juga dipamerkan.
Tim penilai dan pengunjung juga dihibur dengan penampilan kesenian tari ketoprak dan seni reog. (po2/jar/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




