Maket rencana pembangunan gedung baru DPRD Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kekhawatiran sejumlah pihak bahwa pengerjaan proyek besar dengan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) molor dari target yang dicanangkan, tampaknya akan terwujud. Kekhawatiran ini muncul terutama dari DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Gresik
Sebab, hingga sekarang DPU (Dinas Pekerjaan Umum), selaku SKPD yang menangani proyek besar belum melelang proyek besar. Padahal, saat ini sudah masuk bulan keenam 2016. Bahkan, sejumlah proyek baik PL (penunjukan langsung) maupun PML (pemenangan langsung) belum rampung perencanaannya.
BACA JUGA:
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
"Memang kami akui, bahwa banyak proyek besar belum dilakukan lelang," kata Sekretaris DPU Pemkab Gresik, Ida Lailatus Sa'diayah, Senin (13/6).
Beberapa proyek besar yang telah dialokasikan anggaran miliaran pada APBD tahun 2016 di antaranya, proyek pembangunan gedung baru DPRD Gresik, di jalan Dr Wahidin Sudirohusodo.
Selain gedung baru DPRD, proyek pembangunan gedung terpadu (Dinas Kependudukan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan dan Dinas Sosial) yang nilainya miliaran, juga belum dilakukan lelang.
Juga proyek lanjutan gedung ponek RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Ibnu Sina yang sebelumnya sudah menelan APBD hingga 90 miliar lebih, untuk kegiatan lanjutan yang menelan anggaran miliaran juga belum dilakukan lelang. Kondisi serupa juga terjadi di proyek jalan kabupaten dan jalan penghubung.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




