Bupati-Wabup, Sambari-Qosim saat launching kartu Gresik sehat di Desa Prambangan, Kebomas. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati-Wabup SQ (Sambari-Qosim) jilid II mulai melakukan langkah pasti untuk menekan angka kemiskinan.
Didampingi pejabat Forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) SQ melaunching Kartu Gresik Sehat di Desa Prambangan kecamatan Kebomas saat Safari Ramadan 1437 H perdana, Senin (13/6), malam. Rencananya kartu itu akan dibagikan kepada 40.500 warga Gresik.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
Kartu itu nantinya berfungsi memberikan pelayanan kesehatan layak bagi keluarga kurang mampu. “Masyarakat yang kurang mampu kini tidak perlu khawatir terhadap pelayanan kesehatan. Sebab pemerintah selalu berupaya agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang layak. Karena itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Kesehatan melaunching kartu Gresik Sehat ini,” ujar Sambari.
Pemkab juga dalam waktu bersamaan melalui Dinas Pendidikan meluncurkan Kartu Gresik Pintar.
Berbeda dengan Kartu Gresik Sehat, Kartu Gresik Pintar adalah memberikan keringanan biaya pendidikan berupa bantuan keuangan bagi siswa kurang mampu.
“Besarannya Rp 450.000 per siswa untuk siswa SD dan Rp 750.000 per siswa untuk siswa SMP,” ungkap Wabup, Moh.Qosim.
Qosim menandaskan bahwa program ini masih dalam tahap penyempurnaan. Untuk itu, ia meminta warga bersabar apabila nanti menemui kendala terkait penggunaan kartu tersebut.
“Sebab pemerintah pasti bergerak cepat dalam memperbaiki. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkas Wabup. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




