Petugas memeriksa korban
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Warga Dukuh Gendol, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, menyusul ditemukan Imam Maksum (57) yang tewas di areal persawahan Desa Karanggebang, Senin (11/07) malam.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal saat Suryono (50) yang merupakan Sambong Desa hendak melakukan aktivitasnya membagi air dengan melintasi areal persawahan Desa Karanggebang. Saat melintas dirinya melihat seseorang yang sedang tiduran dengan posisi tertelungkup di jalan persawahan.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
Karena takut dan penasaran, dirinya pun memanggil salah satu temannya untuk diajak mengecek seseorang yang tertelungkup di jalan areal persawahan itu. Ketika di lokasi dan melihat dari dekat ternyata korban adalah Imam Maksum. Langsung saja mereka menghubungi keluarga korban dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.
Mendapat laporan warga, tim identifikasi langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasubbag Humas AKP Harijadi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan. Korban ditemukan sudah meninggal dunia, diduga karena serangan jantung.
“Saat itu korban ditemukan tertelungkup di jalan areal persawahan. Hasil medis korban meninggal dunia diduga karena mengalami serangan jantung. Dan jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan," kata Harijadi. (ays/po1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




