Peneliti Jepang Masako Kuranishi dari Universitas Tsurumi dan Universitas Seigakuin Jepang. foto: tribunnews.com
Masyarakat akan mengeluh dan jadi sasaran juga adalah keturunan Cina di Indonesia dan kembali huru hara besar Anti Cina akan muncul lagi di Indonesia. Masalah SARA (Suku Agama Ras Antar Golongan) akan kembali meruncing di Indonesia.
Itu baru satu hal, tambahnya. Hal lain adalah pinjaman dari AIIB dan atau langsung dari Bank Perkembangan Cina (CDB) miliaran dolar AS yang membuat Kuranishi bingung.
"Kok Indonesia mau menerima pinjaman besar sekali dari Cina dengan bunga besar sampai 2% setahun ya? Padahal Jepang bisa memberikan pinjaman 0,1% per tahun. Benar-benar tidak mengerti," katanya.
Artinya apa? Menurutnya, Cina sengaja membuat berbagai kemanisan saat ini kepada Indonesia, karena setelah pinjam, Cina sadar Indonesia mungkin akan mengalami kesulitan pengembalian uang hutang sehingga jadi terikat semakin kuat kepada Cina , "Dari sanalah Cina akan semakin menguasai Indonesia," ujarnya.
Satu hal lagi yang menarik adalah upaya Cina mendekati Indonesia saat ini karena sangat butuh dukungan Indonesia akan kasus Laut Cina Selatan, pulau-pulau buatan Cina yang mendapat banyak protes dari banyak negara di Asia, termasuk Amerika Serikat dan Jepang .
"Dengan kemanisan yang diberikan kepada Indonesia diharapkan Indonesia dapat membantu Cina menghadapi gelombang protes masyarakat Internasional terhadap pembuatan pulau buatan Cina tersebut yang praktis nantinya akan sangat menyulitkan masyarakat Internasional," katanya.
Jalur pulau buatan Cina tersebut saat ini masih banyak dilewati jalur kapal tanker dan perdagangan internasional karena memang kawasan internasional.
Cina punya rencana kalau sudah terbentuk kawasan Laut Cina Selaan dikuasainya, maka tertutup jalur tersebut, tidak lagi menjadi kawasan internasional dan semua yang lewat harus dapat ijin dari Cina
"Itulah beberapa hal di balik layar mengapa Cina sangat manis terhadap Indonesia belakangan ini. Namun yang rugi adalah Indonesia apabila tidak hati-hati dengan Cina terutama besar kemungkinan munculnya kerusuhan Anti Cina di Indonesia yang menghantam orang Indonesia sendiri khususnya keturunan Cina," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




