BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Tim pelaksana BBF (Banyuwangi Batik Festival) 2016 sudah menggelar technical meeting di Aula Pelinggihan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi. Itu dilakukan untuk pemilihan motif busana batik yang akan dipakai di fashion on the pendestrian BBF 2016.
Kegiatan tecknical meeting dibuka oleh Seksi ILOMETA, Tri Djoko. Tujuannya, mempertemukan para model dengan perancang busana batik khas Banyuwangi. “Kegiatan ini adalah untuk pengembangan desain batik Banyuwangi yang akan dibuat busana 100 peserta model yang lolos audisi. Para desainer batik akan memodif batik Banyuwangi menjadi busana yang trendy dan modis,” ungkapnya.
BACA JUGA:
- Remaja yang Dilaporkan Hilang di Puncak Ijen, Ternyata Ditinggal Temannya
- Gagal Nyalip Truk, Motor yang Dikemudikan Ibu di Banyuwangi Alami Laka hingga Tewaskan 1 Anak
- Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Bendungan Sungai Baru Banyuwangi
- Heboh Kambing Lahir Bermata Satu di Banyuwangi, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Dalam acara ini sebanyak 52 perancang busana batik Banyuwangi dihadirkan. Mereka disuruh memilih model semua katagori yang lolos pada audisi modelling BBF 2016. Setiap perancang busna batik ini diwajibkan membuat 2 busana untuk model yang di pilih,
Nantinya busana yang dibuat oleh perancang akan di lombakan di gedung serba guna KORPRI pada tanggal 3 oktober 2016. Busana yang akan dipakai dalam acara BBF 2016 ini mempunyai 3 katagori busana.
“Pertama, motif busana casual diperuntukan untuk model anak anak, Kedua, motif busana pesta di peruntukan untuk model remaja, dan Ketiga, motif busana kerja di peruntukan model dewasa,” ulas Tri, Sabtu, (10/9). (bw1/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






