Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad saat mendeklarasikan kampung anti narkoba di Gang Sadar. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kepolisian Resort (Polres) Tuban terus melakukan upaya untuk memberantas narkoba, khususnya peredaran pil koplo. Terbaru, Polres Tuban mendeklarasikan kampung anti narkoba di Gang Sadar, Kamis (13/10).
Sekadar diketahui, Gang Sadar merupakan kawasan yang dikenal sebagai kampung pil karnopen. Untuk itu, perlu ditunggu kiprah kampung anti narkoba yang dideklarasikan Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad ini.
BACA JUGA:
- Edukasi Bahaya Narkoba, Kejari Tuban Ajak Pelajar Bakar Barang Bukti Kejahatan
- Kasus Showroom Almas Tuban, Pemilik Lama Dilaporkan ke Polisi
- 71 Motor Diamankan, Polres Tuban Perketat Razia Balap Liar hingga Jalur Tikus
- Razia Skala Besar, Polres Tuban Beri Efek Jera Remaja yang Terlibat Balap Liar dengan Dorong Motor
“Ya semoga saja pihak kepolisian mampu memberantas peredaran karnopen di tempat situ (gang sadar),” harap Nardi (30) warga Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban kepada BANGSAONLINE.com.
Pria yang hobi di kegiatan sosial tersebut mengaku mendukung langkah pemberantasan narkoba itu. "Tetapi harus serius. Sebab, sebelumnya di lokasi itu pernah dipasang pos pantau polisi. Namun, hasilnya tetap saja tidak ada perubahan,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres di hadapan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap perangkat kelurahan berharap deklarasi ini sebagai langkah awal untuk memerangi narkoba di Gang Sadar.
“Saya sering bolak-balik lewat sini, bahkan pernah menangkap (pelak narkoba-Red) sendirian. Rasanya miris sekali, makanya dari deklarasi ini, kampung ini akan bebas dari narkoba,” harap Fadly.
Lanjut Kapolres, untuk menciptakan kampung bebas dari narkoba perlu adanya sinergi dan peran yang kompak antara masyarakat. "Jika ada keberasamaan antara petugas kepolisian dengan masyarakat, maka bandar maupun pengedar bisa disingkirkan," ajaknya.
“Kita harus bersama-sama dan saling bersinergi dengan masyarakat, agar bisa memerangi narkoba, khususnya peredaran karnopen,” pungkasnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




