Ikan mati yang akan dibuang ke saluran air.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan ikan nila di tambak yang masih berumur 2 bulan mati mendadak, diduga tercemar limbah tambak garam di Dusun Muara Desa Padelegan Kecamatan Pademawu, Selasa (25/10).
Matinya ikan ini, terjadi beberapa hari lalu, yang semula hanya satu dua saja, selang dua hari makin banyak, dan pada hari ketiga bertambah semakin banyak lagi hingga mencapai ribuan. Sementara penyebab pastinya belum diketahui secara pasti. "Kami masih belum tahu penyebab matinya ikan tersebut," kata Fadli (45) penjaga tambak.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Dugaan sementara penyebab matinya ikan, karena cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir ini, mengingat sudah lebih satu minggu cuaca cukup panas, dan tiba-tiba turun hujan. Sementara lokasi tambak sangat dekat sekali dengan lahan pegaraman.
"Mungkin karena air garam yang sudah tua (hampir menjadi garam) masuk ke tambak ikan. Biasanya kalau air garam sudah tua itu kan panas, jadi begitu hujan turun air garam itu masuk ke tambak," jelas Fadli.
Banyaknya ikan yang mati, mengundang sebagian warga sekitar untuk mengambil guna dikonsumsi, terutama ikan yang masih mengambang. Akibat kejadian tersebut pemilik tambak ikan menderita kerugian puluhan juta rupiah. (err/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




