Beberapa karyawan saat dievakuasi keluar dari kantor BPR kota Kediri jalan Erlangga Kota Kediri.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Atap kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri tiba-tiba runtuh usai hujan deras mengguyur wilayah Kota Kediri, Senin (31/10) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan hanya dua karyawan mengalami luka karena tertimpa reruntuhan.
Informasi yang dihimpun, kejadian begitu cepat. Saat itu kondisi cuaca usai hujan deras dan masih gerimis. Tiba-tiba terdengar suara benda yang akan jatuh dan langsung atap bersamaan runtuh.
BACA JUGA:
- Jembatan Kaliombo I Tutup Total hingga Desember 2026, Dishub Kota Kediri Siapkan Rekayasa Lalin
- Wali Kota Kediri Jelaskan 3 Raperda, dari Jalanan hingga Cadangan Pangan
- Rumah Kerap Bocor, Nenek 76 Tahun di Kota Kediri Terima Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta
- Kegiatan Mlaku Bareng Dipadati Ribuan Warga PSHT Kota Kediri
“Kejadiannya begitu cepat, beruntung saat itu saya berada di ruang belakang. Yang runtuh pas bagian pelayanan depan,” kata Erni salah satu karyawan yang selamat.
Menurut Erni, akibat peristiwa itu, dua orang temannya yang saat itu berada di ruang bagian teller menjadi korban reruntuhan dan dilarikan ke rumah sakit. “Ada dua teman kami yang tertimpa reruntuhan, tapi sekarang sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara,” jelas dia.
Dua korban itu yakni, Rulli (30) karyawan BPR asal Semampir Kota Kediri dan Supriyadi (48) karyawan BPR asal Gurah. Keduanya mengalami luka robek di bagian kepala.
Kapolsek Kediri Kota Totok Widiarto mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab runtuhnya bangunan kantor Bank milik Pemkot Kediri ini. Dari pengamatan awal, diduga runtuhnya bangunan karena kontruksi bangunan yang kurang bagus. “Kalau dilihat dari kasat mata, konstruksi bangunannya ini yang salah,” ungkap dia.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihaknya akan memanggil beberapa saksi dan korban serta melakukan pengamanan aset. Sebab, banyak benda berupa uang dan alat IT yang saaat ini masih tertimpa reruntuhan.
“Untuk sementara kita jaga aset-asetnya dari penjarahan,” ujar dia. (rif/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




