Pasutri,Hakam dan R Islamiah keliling dunia dengan mengayuh sepeda pancal.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Hakam Mabruri (34) dan Rofingatul Islamiah (34) bertekad menjelajahi sembilan negara. Uniknya, mereka berkeliling negara itu sambil mengendarai sepeda onthel tandem.
Perjalanan mereka dimulai dari Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (17/12). Hakam dan Rofi dilepas oleh Bupati Malang Rendra Kresna.
BACA JUGA:
- Sandwich Cumi-Cumi dan Hot Dog Raksasa: 10 Hidangan Paling Unik di Stadion Sepak Bola
- Komentar Sejumlah Pemimpin Dunia Usai AS Bombardir Tiga Titik Pusat Nuklir Iran
- Destinasi Wisata Terpopuler di Jepang: Panduan Lengkap untuk Liburan Anda
- Perjanjian Internasional Akhiri Pencemaran Plastik Gagal, Negosiasi Akan Dilanjut Tahun Depan
Pasutri ini membawa pesan perdamaian dalam perjalanan bertajuk Holy Journey Faith in Peace from Indonesia. Hakam mengatakan mereka akan menyinggahi sejumlah situs peradaban agama dan tempat ibadah lintas agama.
"Perjalanan ini menempuh jarak 17.000 kilometer dari Malang hingga Mesir. Dan kami membawa pesan perdamaian antar umar beragama," tegas Hakam saat ditemui sejumlah awak media di Lamongan, Selasa (20/12).
Mengawali perjalanan dari Malang, mereka menuju Surabaya. Di Indonesia mereka berkeliling makam Wali Songo juga sejumlah tempat di Sumatera. Perjalanan berlanjut ke Malaysia. Negara yang dikunjungi antara lain Nepal, Palestina, Arab Saudi, juga Mesir. Perjalanan ini diperkirakan menempuh waktu delapan bulan.
“Perjalanan ini saya niati sebagai ziarah ke tempat suci lintas agama untuk menebar pesan perdamaian,” kata Hakam yang mengaku sempat memiliki buah hati tetapi meninggal dunia karena lahir premature.
Dikatakan Hakam, setidaknya, butuh waktu hingga setahun untuk mewujudkan impian menjadi pasuri Indonesia pertama yang keliling dunia dengan bersepeda tandem. Selama di Jawa, lanjut dia, mereka akan ziarah ke makam Walisongo di Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban, Kudus dan Cirebon.
Sedangkan selama di negara tanpa pantai, Nepal, mereka bakal ziarah ke situs kelahiran Budha Sidharta Gautama di Kota Lumbini.
Bergeser ke negara tetangga Nepal, India, mereka akan singgah di situs tempat Sang Budha moksa di Kota Khusinagar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




