Sandal Jepit Ukir Jombang Kian Diminati

Sandal Jepit Ukir Jombang Kian Diminati Rois saat mengerjakan sandal ukirnya. foto: RONY SUHARTOMO/ BANGSAONLINE

Bisa dibilang Rois cukup telaten dalam menekuni usahanya ini. Sebab, sepulang mengajar pukul 14.00, lantas ia melanjutkan aktivfitasnya sebagai tentor kursus Bahasa Inggris hingga pukul 20.00. Nah, setelah itu baru ia melanjutkan mengukir tumpukan sandal yang telah berserakan menunggunya. ”Ngukirnya malam, mulai jam 8 hingga pukul 2 dini hari,’’ papar dia.

Soal harga, sandal ukir ini cukup terjangkau. Berkisar dari harga Rp 25 ribu hingga Rp 40 ribu. Padahal modal awal yang dibutuhkan Rois hanya Rp 12.500. Cukup menguntungkan bukan.

”Awalnya saya sempat malu, karena usai beli eceran di toko sebelah, beli lagi, beli lagi. Sampai orangnya Tanya: ’’Mas baru beli kemarin, kok sekarang sudah beli lagi,’’ terang Rois sembari tertawa.

Hingga akhirnya kini ia memutuskan untuk membeli ke agen dengan partai yang lebih besar. Di samping itu, ternyata Rois baru memulai usahanya tiga bulan yang lalu. Namun hingga kini pemesannya sudah meloncat hingga ke Bali.

”Saat ini pemesan mayoritas dari Jombang, ada juga dari Malang dan Bali, cuma belum bisa memenuhi secara optimal. Dari Malang saja saya ditarget 20 pasang per hari otomatis kebingugan juga,’’ tambahnya.

Sejak pesanannya semakin membeludak, kini ia dibantu dua karyawannya yang juga jago mengukir. Setiap hari mereka mampu memproduksi puluhan sandal per hari. ”Kalau dibantu karyawan minimal 10 sandal, ini harapannya bisa nambah lagi,’’ tandasnya.

Namun kata Rois, tak semua karyawannya bisa melakukan tahap skecthing, karena tahap itu dinilai yang paling sulit.

”Saat ini hanya saya yang bisa nyekets sedangkan kedua karyawan saya baru bisa mengukir, karena untuk nyekets itu kan butuh tingkat kreativitas yang tinggi dan tidak semua orang bisa melakukanya dengan baik,’’ pungkasnya. (ony/ns) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO