
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Warga RT 1 RW 2 Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban bersama Dinas Pariwisata bergotong royong membersihkan sungai di kawasan wisata pemandian Bektiharjo di desa setempat, Minggu (29/1).
Kegiatan tersebut dilakukan, karena rencananya akan dipakai untuk pembuatan wahana baru, yakni arung jeram.
Ketua RT 1 RW 2 Dusun Krajan, desa setempat, Suryanto (42) menyampaikan, bersih-bersih ini merupakan inisiatif dari warga sekitar. "Karena melihat potensi sungai tersebut untuk dapat dijadikan objek wisata arum jeram, dan didukung airnya yang mengalir terus dan tidak pernah kering," ujar Suryanto.
Rencananya, jalur sungai yang digunakan untuk arung jeram adalah sepanjang sekitar 3 kilometer. Tahap awal, sepanjang 150 meter dari kolam pemandian dikhususkan bagi anak-anak TK dan PAUD, selanjutnya bagian hilir untuk umum.
Sementara Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Suwanto, mengapresiasi warga setempat yang berinisiatif untuk mengembangkan kawasan wisata dengan rencana penambahan wahana tersebut. Sebab hal ini akan membantu pihaknya untuk mendatangkan pengunjung.
"Target pemandian bektiharjo di tahun 2017 ini mencapai sekitar 375.000 pengunjung per tahun, dan selama ini sudah terealisasi sekitar 25 persennya," terangnya.
Suwanto mengatakan pihaknya akan mendampingi dan memfasilitasi seluruh kebutuhan yang diperlukan masyarakat dalam mewujudkan wahana tersebut.
"Sebab, seperti di daerah lain, wahana air ini ada kriteria cukup ketat yang harus dipenuhi terutama pada aspek keselamatan pengunjung, seperti pelampung, helm dan lain-lain. Sehingga operatornya harus dilatih terlebih dahulu," sambung Suwanto.
Suwanto juga menekankan, kepada warga setempat agar merubah pola hidup yang sebelumnya melakukan mandi, cuci, dan kakus di sungai. Kebiasaan itu harus dirubah supaya tidak mencemari sungai.
"Nantinya pihak dinas pariwisata akan membangunkan wc umun di sekitar desa tersebut, serta mengimbau setiap rumah memiliki tempat MCK sendiri," ujarnya.
"Pada tahun 2017 ini Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk renovasi objek wisata Bektiharjo ini secara menyeluruh. Karena kondisinya banyak terjadi kerusakan berat, serta ada penambahan wahana seperti rafting, tebing, dan juga outbond untuk siswa-siswi TK dan PAUD," pungkasnya kepada BANGSAONLINE.com. (tb1/wan/rev)