?Indahnya pemandangan di Pantai Talang Siring, tapi fasilitasnya tak terawat. Foto:rizal/BANGSAONLINE
PAMEKASAN (bangsaonline) - Renovasi Pantai wisata Talang Siring di Desa Montok, Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan menghabiskan dana Rp 2,4 miliar untuk pembangunan fasilitas. Namun, kondisinya tak terawat.
Bupati Pamekasan Achmad Syafii meluapkan kekecewaannya terhadap pengelolaan Pantai Wisata Talang Siring itu. Ahmad Syafii melihat fasilitas bangunan di lokasi wisata sudah terlihat kumuh dan retak-retak. Juga beberapa fasilitas tidak terawat dengan baik.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
“Mulai sekarang yang harus kita benahi adalah kebersihannya, terutama kebersihan musala, toilet dan fasilitas lainnya,” katanya.
Dikatakan, kebersihan lokasi itu harus terus dijaga. Sebab, apabila kotor, maka wisatawan tidak akan berkunjung. “Kita harapkan banyak orang yang datang ke sini (Pantai Talang Siring). Mereka pasti menggunakan fasilitas, baik musala maupun toilet serta istirahat di sini, maka semunya harus bersih,” pintanya.
Mantan anggota DPR-RI ini menegaskan, pengembangan wisata pantai Talang Siring, terus dikembangkan, sehingga menjadi lokasi yang menjadi tujuan wisata warga Pamekasan dan luar pulau Madura.
Saat ini, kata dia, pengelolaan Talang Siring telah diserahkan kepada Disporabud Pemkab Pamekasan, yang membawahi bidang pariwisata. "Pemerintah membuat perencanaan jangka panjang untuk wisata pantai ini," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




