Dinilai Tak Tegas Tangani Dugaan Kristenisasi, Kepala Disdik Sumenep Diminta Mundur

Dinilai Tak Tegas Tangani Dugaan Kristenisasi, Kepala Disdik Sumenep Diminta Mundur Bambang Supratman saat di Polres Kabupaten Sumenep menunjukkan bukti izin unjuk rasa yang bakal digelar Kamis mendatang.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Kasus dugaan kristenisasi yang dilakukan oleh salah satu yayasan dalam kegiatan wawasan kebangsaan di SD Kecamatan Manding, Sumenep, terus menggelinding. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) setempat dinilai paling bertanggung jawab atas terselenggaranya kasus tersebut, seperti diungkapkan oleh ketua LSM Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Bambang Supratman.

"Upaya kristenisasi ini menyusup ke sekolah dasar SD dan SMP di Kabupaten Sumenep, masa kita diam saja," tegasnya.

Untuk itu, ia meminta agar bupati mencopot Kepala Disdik, A. Sadik, karena kasus ini meresahkan masyarakat dan lapisan umat islam Sumenep.

Pihaknya pun berencana menggelar unjuk rasa Kamis (2/3) mendatang, dengan tujuan agar kasus ini diusut tuntas.

"Seharusnya pihak Disdik yang membuat pelaporan kepada pihak kepolisian terkait penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Yayasan Sejahtera Bangsa Mulia (YSBM) yang bekerjasama dengan dewan harian cabang (DHC) 45 karena telah meyalahgunakan rekomendasi yang telah diberikan," lanjutnya.

"Jika Disdik tidak mau melakukan hal itu, maka kami akan mendesak Bupati Sumenep supaya bersikap agar mencopot Sadik selaku Kadisdik Sumenep," pungkasnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO