Wakil Bupati nganjuk KH Abdul Wachid Badrus saat memberikan sambutan. foto: BAMBANG DJ/ BANGSAONLINE
Menurutnya, untuk pembangunan atau pemeliharaan ruas jalan biasa dilakukan hanya separuh tidak sekaligus, dengan kesempatan ini agar mendapat perhatian dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Kalimat yang sama juga disampaikan ketua DPRD Nganjuk, Puji. Dirinya juga beranggapan bahwa pada musrenbang setidaknya perlunya pembahasan lebih ke skala prioritas dari usulan yang di ajukan.
“Saya inginkan agar integrasi perencanaan partisipatif yang dimulai dari tingkat desa dapat terintegrasi sepenuhnya,” kata .
"Musrenbang agar menjadikan media interaktif bagi segenap stakeholders untuk menetapkan program dan kegiatan serta rekomendasi kenijakan, guna mendukung kegiatan tahun anggaran berikutnya," lanjutnya.
"Perencanaan pembangunan yang berkualitas dan akuntabel, menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme, dan bobot pelayanan public saat ini," sambungnya.
"Sebab perencanaan yang tidak transparan dan akuntabel, akan timbul pencitraan negatif terhadap kualitas pelayanan aparatur," pungkas Puji. (bam)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




