Bupati Gresik Sambari saat menanam coklat di Desa Petiyen Tunggal, Kecamatan Dukun. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik terus berupaya mengembangkan sektor pertanian. Kali ini Pemkab Gresik menyediakan lahan untuk tempat wisata berwawasan edukasi tanaman holtikultura di Desa Petiyin Tunggal Kecamatan Dukun.
Dengan menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa setempat, Pemkab berencana mengembangkan potensi agrosiwata holtikultura tanaman kopi dan coklat di lahan seluas kurang lebih 2,5 hektar.
BACA JUGA:
- Kapolres Gresik Pastikan Keamanan Wisata Pantai Dalegan saat Libur Lebaran 2026
- Wakil Bupati Gresik Resmikan Wisata Endel Park Golokan
- Satpolairud Polres Gresik Perketat Pengamanan Wisata Pantai Dalegan saat Libur Nataru 2025/2026
- Bupati Gresik Lantik Kades Wadak Kidul PAW, Ingatkan soal Desa Antikorupsi
Upaya Pemkab Gresik ini didukung oleh perusahaan listrik Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan (UP) Gresik melalui CSR berupa 1000 bibit tanaman coklat, 1000 bibit tanaman kakao serta penyediaan pupuk.
Tahap awal, pengembangan agrowisata di Desa Petiyin Tunggal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Gresik dengan perusahaan terkait pengembangan agrowisata.
Usai penandatanganan MoU, dilakukan penanaman bibit coklat oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama General Manager (GM) PJB Unit Pembangkit (UP) Gresik Wisrawan Wahju Wibowo dengan disaksikan oleh masyarakat desa setempat lakukan tanam coklat.
Bupati Sambari dalam sambutannya menyatakan sangat mendukung pengembangan kawasan wisata holtikultura tersebut. Menurut dia, hal ini untuk mendukung kawasan wisata religi, wisata industri dan wisata bahari di Kabupaten Gresik.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




