Pemkab Gresik Harus Buktikan Bisa Bukukan PAD 2017 Rp 944 Miliar

Pemkab Gresik Harus Buktikan Bisa Bukukan PAD 2017 Rp 944 Miliar H Khozin Maksum, pengusaha.

"Juga tidak kalah penting terwujudnya teamwork antar OPD penghasil juga sangat berperan dalam pemenuhan PAD. Sebab, antara OPD penghasil satu dan lain ada yang saling terkait," sambung Bendahara Umum DPP Bakuppi (Badan Kerjasama Ulama dan Pondok Pesantren Indonesia) ini.

Khozin menyebutkan potensi sumber pendapatan di Kabupaten Gresik yang melipah. Seperti, PPJ (pajak penerangan jalan), IMB (izin mendirikan bangunan), PBB (pajak bumi dan bangunan), BPHT (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan), reklame, tambang, rumah makan dan restoran.

Juga ada dari sektor parkir dan BUMD (badan usaha milik daerah), seperti PDAM. "Semakin hari kebutuhan masyarakat akan air PDAM kan sangat pesat. Peluang positif ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah untuk sumber pendapatan," urainya.

"Di kota santri ini juga sedang tumbuh pesat perhotelan dan apartemen, juga kafe. Ini akan banyak membantu terhadap PAD. Maka OPD harus kreatif memanfaatkannya," terang cucu KH. Abdul Karim ini.

Berdasarkan potensi tersebut, Khozin optimis bahwa target PAD di tahun 2017 Rp 944 miliar bisa tercapai. "Semua komponen masyarakat harus mendukung terwujudnya PAD tersebut karena semua untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Gresik," pungkas pengusaha asal Pongangan Kecamatan Manyar ini. (hud/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO