MADIUN, BANGSAONLINE.com - Rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Madiun ke-449 diwarnai dengan kirab budaya asli Caruban yang dikenal dengan dongkrak dongkrek, Selasa (25/07). Kirab dongkrak dongkrek ini melintasi sejumlah ruas jalan, mulai dari Mejayan hingga Caruban.
Kirab budaya ini diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos dari alun-alun Mejayan.
BACA JUGA:
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
- Lansia di Madiun Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga jadi Korban Tabrak Lari
Dalam sambutannya orang nomor satu di Kab Madiun menjelaskan, bahwa kegiatan Kirap Budaya Dongkrek kali ini bertujuan untuk menggali potensi budaya di masyarakat sehingga ke depannya diharapkan bisa semakin semarak dan meriah.
"Kali ini kegiatan yang kedua dan ke depan diupayakan akan lebih meriah lagi. Tidak hanya kirab budaya Dongkrek, tetapi juga kegiatan lain yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kab. Madiun," jelas Mbah Tarom sapaan Bupati Madiun pada Bangsaonline.com.
Sebagai seni budaya asli daerah, Mbah Tarom mengatakan bahwa kirab Dongkrak Dongkrek harus dilestarikan. Untuk itu, saat ini Pemkab berupaya terus menampilkan kesenian tersebut di sejumlah acara seremonial.
Kirab Seni Dongkrek ini sendiri biasanya diikuti hampir seluruh desa yang ada di Kabupaten Madiun. Mereka memamerkan seni dongkrek ciri khas masing-masing daerah. (nal/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




