Lalu di poin ketiga, dinyatakan bahwa kendaraan dinas dimaksud pada nomor 2, dapat diambil kembali pada hari Minggu (3/8) 2014 mulai pukul 09.00-14.00 WIB. Untuk tugas pengamanan dan pengawasan mobil dinas yang diparkir di Taman Surya dan Jalan Jimerto tersebut, akan dilakukan oleh personel dari Bagian Umum dan juga Bakesbang Linmas Kota Surabaya. “Nantinya ada sekitar 200 personel yang akan melakukan pengawasan dan pengamanan,” ujar Soemarno, Kepala Bakesbang Linmas Kota Surabaya.
Kepala Bagian Perlengkapan Pemkot Surabaya, Noer Oemarijati mengatakan, ada sekitar 300 kendaraan dinas yang akan diparkir di Taman Surya da juga Jalan Jimerto selama libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1435 H. “Itu selain kendaraan operasional seperti ambulance, kendaraan patrol, alat berat dan lain-lain,” jelas Noer.
Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Sigit Sugiharsono mengatakan, menyikapi surat edaran tersebut, ranah dari inspektorat adalah bertugas untuk memberikan sanksi bila ada pejabat yang melanggar ketentuan. “Kita ini ranahnya pembinaan. Nanti Bagian Perlengkapan yang akan mendata mobil siapa yang masuk (ke Taman Surya dan Jalan Jimerto) lalu dievaluasi. Kalau ada yang melanggar ketentuan surat edaran, ya harus kita ambil tindakan,” jelas Sigit.
Namun, mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Kepala Dinas Pertanianini meyakini, tingkat kesadaran PNS di lingkungan Pemkot Surabaya untuk patuh pada ketentuan yang ditetapkan, sudah tinggi. Apalagi, ketentuan ini bukan hal baru. “Saya yakin, kesadaran pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya sudah tinggi. Mereka juga lebih memilih memakai mobil sendiri karena merasa ndak enak kalau mudik pakai mobil plat merah,” sambung Sigit.
Sementara Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Muhamad Fikser menambahkan, dalam surat edaran tersebut sudah jelas mobil dinas mana saja yang wajib dikumpulkan di Taman Surya dan mana mobil yang akan tetap beroperasi atau diminta untuk stand by. “Karena kan tidak semua PNS di lingkungan Pemkot Surabaya cuti, masih ada yang piket mulai dari kelurahan hingga dinas,” jelas Fikser.
Fikser mengatakan, selain pengamanan dan pengawasan mobil dinas di Taman Surya dan Jalan Jimerto, Pemkot Surabaya juga memberlakukan piket jaga di sekolah dan juga Puskesmas. Ini karena di sekolahan dan Puskesmas ada investasi teknologi dalam jumlah besar. “Bu Wali juga mengeluarkansurat edaran untuk para RW yang intinya mengingatkan untuk mewaspadai bahaya kebakaran karena sekarang sudah masuk musim kemarau,” imbuh pejabat kelahiran Serui, Papua ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




