Akses Ruko di Gajahmada Dibuntu Proyek, Puluhan Usaha Toko Terancam Bangkrut

Akses Ruko di Gajahmada Dibuntu Proyek, Puluhan Usaha Toko Terancam Bangkrut SEPI: Puluhan rumah toko di sepanjang jalan Gajahmada sepi akibat akses keluar masuk jalan poros ini dibuntu proyek pengerukan jalan. foto: YUDI EP/ BANGSAONLINE

Menurut staf di Bidang Bina Marga ini pasca pengecoran di sejumlah perempatan itu akan ditindaklanjuti dengan pengaspalan jalan.

Sementara itu, dihubungi via seluler, Plt. Kepala DPUTR Kota Mojokerto Agus Heri Santoso menyatakan akan mengoordinasikan dampak penutupan jalan tersebut terhadap keberadaan usaha toko di sepanjang jalan Gajahmada.

"Akan kita koordinasikan dengan rekanan melalui PPK mengenai dampak penutupan tersebut. Nanti kita cari bersama-sama seperti apa solusinya," katanya.

Ia tak membayangkan proyek tersebut akan berdampak terhadap kelangsungan pelaku usaha di sana. Terhadap papan proyek, ia juga mengatakan akan memperhatikan soal ini.

Sejatinya, papan nama memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek.

Namun dengan tidak terpasangnya plang papan nama pada sejumlah proyek tersebut bukan hanya bertentang dengan perpres. Tetapi juga tidak sesusai dengan semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik. (yep/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO