Pembalap 46 Tahun Asal Italia Juara Etape 1 Internasional Tour de Banyuwangi - Ijen

Pembalap 46 Tahun Asal Italia Juara Etape 1 Internasional Tour de Banyuwangi - Ijen Rebellin saat memasuki finish. Foto:ganda

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Event bergensi balap sepeda internasional tour de banyuwangi ijen (ITDBI) menyuguhkan panjang lintasan 533 km dibagi 4 etape, dengan semua lintasan melewati jalan pedesaan Kabupaten Banyuwangi. Event ini resmi digelar Dispora, Rabu (27/9/2017) pukul 10.00 wib.

Etape pertama start dari Pasar Bajulmati Kecamatan Wongsorejo, diberangkatkan langsung Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko.

Etape pertama yang menempuh panjang lintasan 137,7 Km ini menyuguhkan jalan pedesaan yang mempunyai culture jalan flat sepanjang 109 km, dan tanjakan sepanjang 28,7 km.

Mulai dari start para pembalap langsung beradu sprint dan saling menyalip sampai jarak lintasan 36,9 Km menuju pertigaan Kampus Poliwangi. Persaingan balapan masih dilanjutkan menuju Desa Karangbendo ke arah Kecamatan Blimbingsari. Akhirnya pembalap terpecah, tinggal tersisa 6 team terdepan seperti team kuwait cartucho, Teranganu, George Continental, Bike Life Dong Nai, Kinan dan Pishgaman yang masih bersaing sampai jarak lintasan 86 km, menuju Desa Parijatah, yang dilanjutkan ke Desa Karangsari dengan medan jalan sempitberkelok, sampai Kecamatan Singojuruh.

Lalu langsung menembus ke Desa Lemahbang Kulon. Pembalap datang bergerombol, saling sprint dengan kecepatan tinggi menuju Desa Laban asem.

Dari Laban asem menuju Gombo Lirang, para pembalap terpecah kembali tinggal 4 team 9 pembalap yang bersaing di jalan bertanjak. Ketinggian hampir 587 dpl dengan jalan sempit yang berdampingan dengan jurang.

Pembalap menuju lintasan yang sangat berbahaya dengan panjang lintasan sekitar 20,7 KM ini Rebellin menjadi pembalap terdepan di lintasan mountain sampai menuju Pasar Kecamatan Licin.

Setelah itu para pembalap disuguhkan lagi lintasan menurun curam dengan jarak hampir 8 km menuju ruas Jalan Raya Licin Glagah, menuju Desa Jambesari yang langsung disuguhkan jarak flat lagi sekitar 14 km menuju perliman menuju finish.

Pembalap asal italia Rabellin Davide yang berusia 46 tahun finish terdepan dengan meninggalkan musuhnya hampir jarak 1 kg, Di belakangnya pembalap asal Australia saling berebut posisi kedua dan akhirnya pembalap dari team Teranganu Cycling Morey Drew menjadi pembalap kedua, di posisi ketiga Coley Marcus dari team St.George Continental.

Pembalap sapura cycling team Cahyadi Aiman yang finish di urutan 6, dinobatkan menjadi pembalap terbaik Indonesia. Sedangkan pembalap Rebellin memborong 2 penghargaan individual sebagai pembalap best sprinter dan best climbers di ajang ITDBI 2017 stage pertama.

Rebellin saat diwawancarai, dirinya sangat senang balapan di Banyuwangi Indonesia. “Ini pertama kalinya saya balapan Indonesia. Balapan disini juga membutuhkan andernalin dikarenakan medannya sangat menantang. Porsi lintasannya sangat lengkap, para pembalap di suguhkan area pedesaan Kabupaten Banyuwangi,” terangnya

“Balapan tadi sangat ketat, hampir jarak 91 Km para pembalap saling menempel,Saya mendapatkan moment saat memasuki di arae tanjakan hampir berjarak 20 Km saya menjauh dari para pembalap. Di jarak hampir 8 Km jalur menurun saya langsung menancap dan meninggalkan pembalap lain hampir berjarak 1 km ke finish,” imbuh pembalap 46 tahun ini. (bwi1)

Wabup, Wakil DPRD Ismoko, bersama Kadipora foto bersama pemenang.