Aksi warga yang memprotes putusnya jembatan Desa Duri.
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Jembatan Kendal Desa Duri, Kecamatan Slahung, Ponorogo yang putus akibat bencana banjir, Rabu (20/12/2017) silam membuat jalur transportasi antar desa terganggu. Pasalnya, jembatan Kendal merupakan jembatan penghubung Desa Duri dengan Desa Gombang dan Desa Janti, Kecamatan Slahung.
Putusnya jembatan itu juga membuat puluhan pemuda melakukan protes. Aksi protes dilakukan Sabtu (20/1/2018) tengah malam dengan memasang spanduk dan poster bernada protes terhadap pemerintah.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
“Kami bersama dua puluh orang pemuda sengaja memasang poster sebagai protes kepada Dinas terkait atas lambanya perbaikan jembatan penghubung di Desa kami ini,” kata Erwin Yudho Pramono diamini oleh Suprianto dan Andi Putra Setiyawan.
Pihaknya berharap kepada Pemkab Ponorogo segera turun tangan. “Perbaikan harus segera dilakukan agar kami tidak terisolasi,” tandasnya.
Adapun bunyi poster yang dipasang pemuda di antaranya adalah “Selamat Datang Di Lokasi Wisata Jembatan Ambrol”. Selain itu juga dipasang poster bertuliskan “Jembatanku Tak Semulus Kursi Jabatanmu”.
“Semoga segera ada respon dari Pemkab Ponorogo,” pintanya. (nov/rd)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




