Gubernur Jatim Orasi Saat Penganugerahan Pena Emas

Gubernur Jatim Orasi Saat Penganugerahan Pena Emas

Selain itu, pemerintah dalam hal ini menjadikan media sebagai mitra yang efektif dengan membagi peran sebagai pengkritik konstruktif berbagai kebijakan pemerintah dalam proses pembangunan.

“Media di Jatim secara rutin kami ajak untuk ikut aktif dalam pembahasan perumusan kebijakan, baik secara formal maupun nonformal,” katanya.

Di tempat sama, Ketua PWI Pusat Margiono mengungkapkan bahwa Pena Emas merupakan anugerah tertinggi kepada figur yang dinggap memiliki jasa konkret bagi perkembangan pers nasional, khususnya bagi PWI dan anggotanya sebagai organisasi profesi wartawan di Tanah Air.

Pakde Karwo, kata dia, juga memiliki komunikasi yang baik serta berinisiatif banyak hal dalam memperkaya rubrik di pers nasional, baik media televisi, radio maupun cetak.

“Dalam salah satu catatan kami dari apa yang telah dilakukan, beliau memberikan ruang konkret bagi pers untuk berkembang tak hanya menjalankan pers sesuai fungsinya, tapi juga mengangkat persoalan isu di daerah sebagai perhatian publik menjadi istimewa,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 15 panelis memberikan nilai tertinggi yakni “cum laude” atas orasi yang disampaikan Gubernur Jatim.

Pada kesempatan sama juga dilakukan penyematan jas PWI, pemasangan pena emas, pemberian piagam serta kartu kehormatan PWI secara simbolis kepada Gubernur.

Penganugerahan Pena Emas akan diberikan secara langsung kepada Pakde Karwo di hadapan Presiden RI Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2018 di Padang, Sumatera Barat, pada 9 Februari mendatang. (*/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO