"Bangsa kita harus mau dan bisa menjaga ketahanan bangsa melalui ekonomi bangsa dengan mewujudkan produk bangsa kita sendiri,” jelasnya.
Selanjutnya tauziah bisnis oleh Ir. H. Hepy Trenggono, DR. Habib Zainal Abidin, Prof. DR. H. Mohammad Nuh tentang Arus Baru Ekonomi Umat diantaranya menyiapkan laboratorium produk pertanian berkala ekonomi dan bisnis, menyiapkan pertokoan ritel untuk umat, konversi potensi menjadi power.
“Potensi umat islam sebanyak 87,2 persen namun pengusaha muslim sangat minim dibandingkan pengusaha non muslim. Pentingnya kebersamaan dan berbagi demi kebangkitan ekonomi umat, simulasi finansial dan trans ritel servis produk,” katanya.
Sementara itu Ketua MUI Pusat Prof DR. KH. Ma'ruf Amin, dalam tauziyahnya diantaranya menyampaikan, bahwa tahun lalu di Ponpes Riyadlul Jannah ini telah di deklarasikan pemberdayaan ekonomi umat untuk penguatan ketahanan bangsa melalui ekonomi bersama.










