KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi peredaran ikan sarden Makarel yang ditengarai mengandung cacing, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan. Pihaknya tak ingin makanan berbahaya ini sampai dikonsumsi masyarakat luas.
Kepala Disperindag Kota Kediri Yetty Sisworini mengatakan, dalam sidak di Hypermart kediri town square, pihaknya tak lagi menemukan diantara 27 merk yang dinyatakan berbahaya itu, sebab pihak manejemen, telah menarik produk tersebut, setelah mendapat edaran dari agen atau distributor pertanggal 27 maret kemarin.
Baca Juga: Banjir Banyakan Seret 3 Kendaraan, BPBD Kabupaten Kediri Siapkan Dapur Umum
“Karena mereka sudah mendapatkan surat dari BPOM. Mungkin sudah ditarik, makanya saat sidak hari ini sduah tidak kami temukan,” ujarnya.
Menurut Yetty, di pusat perbelanjaan terbesar di kota Kediri ini sedikitnya ada 4 merk dengan produk sarden. Yakni Botan, ABC, King Fiser, dan Maya, yang sebelumnya sempat terjual sebagian. Kini 4 karton tak penuh, telah dipacking, dan menunggu pengiriman pengembalian. Pihaknya pun memastikan toko dan pasar kecil juga menarik produk produk tersebut.
“Selain di hypermart ini, kami nantinya juga akan mengecek ke beberapa took klontong dan pasar tradisional. Dengan harapan, produk – produk tersebut sudah ditarik semua,” ujarnya.
Baca Juga: Jaring Atlet untuk Porprov, Pordasi Kediri Gelar Kejurprov Berkuda di Lapangan Desa Wates
Menurut Disperindag, berdasarkan edaran BPOM, ada 500 sample dengan 66 merk yang diujikan, setelah adanya temuan 3 merk impor mengandung cacing. Dari hasil uji tersebut, 16 merk impor dan 11 produk dalam negeri dinyatakan mengandung cacing.
Sementara cemaran dalam produk makanan tersebut, jika dikonsumsi manusia akan menyebabkan diare dan gangguan pencernaan lain. (rif/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News