Bupati Fadeli saat menabuh beduk tanda dimulainya Bursa Inovasi Desa.
Seperti usaha pengeringan menggunakan mesin vacuum fryer, sehingga nelayan tidak lagi mengeringkan hasil lautnya dengan dijemur. Kemudian usaha air minum dan pengolahan air laut menjadi air tawar.
"Kami nanti juga berencana membuat wisata dermaga warna di Desa Tunggul. Di dermaga ini nantinya akan kami siapkan sejumlah spot untuk swafoto di tengah laut," katanya.
Mereka pada 10 November mendatang juga akan menggelar mural competition. Ajang ini untuk mewadahi kreativitas pemuda pesisir agar tidak terjerumus pada hal negatif.
Lain lagi dengan Desa Sukodadi di Kecamatan Sukodadi. Mereka menggunakan anggaran dana desa untuk membangun tandon irigasi beserta sumur bornya. Sebelum ada tandon irigasi ini, warga Desa Sukodadi yang 40 persennya petani tidak bisa produktif saat kemarau.
Saat ini tandor air tersebut dimanfaatkan petani setempat untuk menanam kangkung, kacang panjang, semangka, dan terong. Tandon ini mampu mengairi hingga 10 hektare lahan pertanian.(qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




